Bayangkan 10 tahun lalu, acara-acara televisi di Indonesia. Produk pertelevisian dalam negeri masih sangat minim. Namun, walaupun sangat jarang, produk pertelevisian Indonesia saat itu bisa dibilang relatif bagus walaupun tetap, belum bisa bersaing dengan produk eksport.
Hari ini, pagi ini, siang ini, nanti malam, acara televisi sepertinya tidak memberi sesuatu yang menarik lagi bagi saya, mungkin juga bagi kalian. Entah darimana asalnya - Kalau boleh menebak, mungkin budaya berseragam di SD bisa menjadi salah satu penyebabnya - tetapi sekarang, stasiun-stasiun televisi menyuguhkan sesuatu yang relatif seragam. Adapun beberpa stasiun televisi yang memang menarik menyuguhkan sesuatu yang 'beda', namun tetap saja, semuanya memiliki benang merah yang menyatukan Indonesia - Mungkin karena Bhinneka Tunggal Ikka - yaitu kontrol kualitasnya yang entah mengapa jauh dari kata baik.
Mungkin industri televisi sekarang hanya berfikir mengenai keuntungan yang berlipat-lipat saja. Tidak salah memang mengejar keuntungan yang tinggi. Namun, sebagai sebuah media yang memberikan informasi kepada bangsa Indonesia, yang baik secara langsung maupun tidak langsung menjadi panutan anak-anak sampai kakek-nenek, yang juga menjadi salah satu sarana belajar insan berfikir (manusia) industri televisi memegang tanggung jawab yang besar dalam memajukan bangsa Indonesia. Jadi, kualitas menjadi hal yang harus diutamakan tentunya.
Jujur saja, saya sedih melihat stasiun-stasiun televisi menyiarkan acara gosip selebriti, atau 'reality' show yang entah dimana letak ke-'reality'-annya, sinetron yang entah mengapa orang-orang suka sekali padahal sangat dramatis dan sangat sangat tidak realistis, kuis-kuis aneh dengan gadis (gadis?) seksi yang hanya meraup keuntungan, dan acara super-duper-lama-sampai-ibu-ibu-lupa-masak-nasi yang hampir tidak ada manfaatnya sama sekali.
Desain televisi ini ingin menyampaikan realitas mengenai apa yang kita tonton setiap hari dari pagi sampai sore, malam, sampai akhirnya pagi berikutnya tiba. Desain ini ingin menyadarkan bangsa Indonesia akan kebobrokan yang terjadi. Kebobrokan yang sudah hampir diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. Kebobrokan yang nantinya akan menjadi sesuatu yang wajar, sesuatu yang sangat keren, ditengah otak otak manusia yang bobrok.
Sebelum itu terjadi, Kriuk! ingin mengajak semua orang yang peduli untuk segera bergerak, menjauh dari kebobrokan ini. Berdoa, dan berusaha tentunya, semoga besok semuanya akan menjadi jauh lebih baik.[]
btw synta, jangan lupa kirim karya ke KREATING #2 yaa ;)
wah wah ayo kita ubah citra perfileman indonesia... biar lebih baik, lebih muantabs..
@orang-orang pertelevisian :
ayo dong kita brubah... kita bantu ni dengan doa, dan ide-ide segar kalo emang kalian membutuhkan... :D
Dan kata orang tv, tv itu media hiburan, memang benar. Tapi alangkah sangat baiknya, jika suguhan hiburan kita disisipi dengan hal-hal yang mendidik, dan tidak merusak moral bangsa.
Jujur saja, Kriuk! sedih ketika melihat video ini.
parah banget tuh acara-acara kaya gitu..

